Senin, 10 Oktober 2011

Etika Profesi Akuntansi

PENGERTIAN ETIKA:
·      Menurut Kamus Besar Bhs. Indonesia (1995)  Etika adalah Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat
·      Menurut Maryani & Ludigdo (2001) “Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi”
·       Drs. H. Burhanudin Salam. Etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Dari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik Perkembangan etika yaitu Studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya

Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia.

BEBERAPA SISTEM FILSAFAT MORAL
1.HEDONISME
Doktrin etika yang mengajarkan bahwa hal terbaik bagi manusia adalah mengusahakan “kesenangan” (Hedone). Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.
Hedonisme muncul pada awal sejarah filsafat sekitar tahun 433 SM. Hedonisme ingin menjawab pertanyaan filsafat  "apa yang menjadi hal terbaik bagi manusia?"  Hal ini diawali dengan Sokrates yang menanyakan tentang apa yang sebenarnya menjadi tujuan akhir manusia.  Lalu Aristippos dari Kyrene(433-355 SM) menjawab bahwa yang menjadi hal terbaik bagi manusia adalah kesenangan.  Aristippos memaparkan bahwa manusia sejak masa kecilnya selalu mencari kesenangan dan bila tidak mencapainya, manusia itu akan mencari sesuatu yang lain lagi. Pandangan tentang 'kesenangan' (hedonisme) ini kemudian dilanjutkan seorang filsuf Yunani lain bernama Epikuros (341-270 SM). Menurutnya, tindakan manusia yang mencari kesenangan adalah kodrat alamiah.  Meskipun demikian, hedonisme Epikurean lebih luas karena tidak hanya mencakup kesenangan badani saja --seperti Kaum Aristippos--, melainkan kesenangan rohani juga, seperti terbebasnya jiwa dari keresahan.  Atau dapat di jelaskan dengan point sebagai berikut:
1. Aristipos dri Kyrene (433 – 355s.M):
  1. Yang sungguh baik bagi manusia adalah kesenangan.
  2. Kesenangan itu bersifat badani belaka, karena hakikatnya tidak lain dari pada gerak dalam badan
2. Epikuros (341 – 270 s.M.)
  1. Kesenangan adalah tujuan hidup manusia.
  2. Menurut kodratnya setiap manusia mencari kesenangan.
  3. Kesenangan yang dimaksud bukanlah kesenangan inderawi, tetapi kebebasan dari rasa nyeri dalam tubuh kita dan kebebasan dari keresahan dalam jiwa

Tinjauan Kritis
  1. Ada kebenaran yang mendalam pada hedonisme: Manusia menurut kodratnya mencari kesenangan dan berupaya menghindari ketidaksenangan. Tetapi apakah manusia selalu mencari kesenangan?
  2. Hedonisme beranggapan bahwa kodrat manusia adalah mencari kesenangan sehingga kesenangan disetarakan dengan moralitas yang baik. Tetapi jika demikian, apakah ada jaminan bahwa kesenangan itu baik secara etis?
  3. Para hedonis berpikir bahwa sesuatu adalah baik karena disenangi.  Tetapi sesuatu belum tentu menjadi baik karena disenangi.
  4. Hedonisme mengatakan bahwa kewajiban moral saya adalah membuat sesuatu yang terbaik bagi diri saya sendiri. Karena itu ia  mengandung paham egoisme karena hanya memperhatikan kepentingan dirinya saja.

2. EUDEMONISME       
Eudemonisme adalah suatu konsep etika yang dilahirkan Aristoteles dengan menitik tekankan “kebahagiaan” sebagai tujuan tertinggi hidup manusia. Atau dapat dijelaskan dengan point sebagai berikut :
Aristoteles (384 – 322):
  1. Bahwa dalam setiap kegiatannya manusia mengejar suatu tujuan akhir yang disebut kebahagiaan. Tetapi apa itu kebahagiaan?
  2. Manusia mencapai kebahagiaan dengan menjalankan secara baik kegiatan-kegiatan rasionalnya dengan disertai keutamaan.
3. UTILITARIANISME

Inti ajaran utilitarisme digagas pertama kali oleh filsuf Inggris Jeremy Bentham (1748-1832) yang ingin menegaskan bahwa kebahagiaan merupakan sasaran tujuan dari segala tindakan manusia, yakni dengan menghindari rasa sakit dan mendekatkan diri kepada rasa nikmat. Sebuah tindakan dikatakan secara moral baik jikalau tindakan tersebut menghasilkan lebih besar akibat baik yang membahagiakan sebanyak mungkin orang yang terkena dampak dari tindakan tersebut.
  1. Anggapan bahwa klasifikasi kejahatan harus didasarkan atas kesusahan atau penderitaan yang diakibatkannya terhadap  terhadap para korban dan masyarakat.
  2. Menurut kodratnya manusia menghindari ketidaksenangan dan mencari kesenangan. Kebahagiaan tercapai jika manusia memiliki kesenangan dan bebas dari kesusahan.
  3. Karena menurut kodratnya tingkah laku manusia terarah pada kebahagiaan, maka suatu perbuatan dapat dinilai baik atau buruk, sejauh dapat meningkatkan atau mengurangi kebahagiaan semua orang.
  4. Moralitas suatu tindakanharus ditentukan dengan menimbang kegunaannya untuk mencapau kebahagiaan umat manusia. (The greatest happiness of the greatest number)

TEORI ETIKA
1.Teleology
  1. satu tindakan dianggap secara moral benar atau bisa diterima jika itu menghasilkan keinginan dari  sebagian orang, yaitu kesenangan, pengetahuan, pertumbuhan karier, suatu kepentingan atau kegunaan diri.
  2. menaksir nilai moral dari suatu tingkah laku dengan memperhatikan akibat-akibatnya (consequentialism)

Dua Pendekatan Teleology :
1.  Egoisme: tingkah laku bisa diterima atau benar  dengan maksimalkan kepentingan diri anda, terkait dengan akibat-akibat dan alternatif solusi yang dapat menyumbang; dan  menambah manfaat kepada kepentingan diri sendiri
2.  Utilitarianism: tingkah laku dianggap benar jika dapat bermanfaat kepada kepentingan publik.

2. Etika Deontologi
Yaitu Menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik.
Deontologi berasal dari kata Yunani deon, yang berarti sesuatu yang harus dilakukan atau kewajiban yang harus dilakukan sesuai dengan norma sosial yang berlaku.  Istilah ini, digunakan kedalam suatu sistem etika. Istilah ini digunakan pertama kali oleh filsuf dari Jerman yaitu Immanuel Kant. 

Tiga prinsip yang harus dipenuhi deontologi:
a. Supaya suatu tindakan punya nilai moral, tindakan itu harus dijalankan berdasarkan kewajiban.
b.  Nilai moral dari tindakan itu tidak tergantung pada tercapainya tujuan dari tindakan itu melainkan tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu-berarti kalaupun tujuannya tidak tercapai, tindakan itu sudah di nilai baik.
c. Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip itu, kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hokum moral universal.

Fungsi Etika
1.      Sarana untuk memperoleh orientasi kritis berhadapan dengan pelbagai moralitas yang membingungkan.
2.      Etika ingin menampilkanketrampilan intelektual yaitu ketrampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis.
3.      Orientasi etis ini diperlukan dalam mengabil sikap yang wajar dalam suasana pluralism

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika :
1.      Kebutuhan Individu
2.      Tidak Ada Pedoman
3.      Perilaku dan Kebiasaan Individu Yang Terakumulasi dan Tak Dikoreksi
4.      Lingkungan Yang Tidak Etis
5.      Perilaku Dari Komunitas

Minggu, 20 Maret 2011

tugas bahasa inggris bisnis 2 (1 latihan)

Second Conditional Sentences in English Exercise
1.      1. they would be able to build a better future for their family, community and country.
2.      2. the world would be amazed.
3.      2. accurate product information were printed on the packaging.
4.      2. took my bike to go to school.
5.      2. would buy myself a flashy MGf.
6.      2. she knew about John's past.


tugas bahasa inggris bisnis 2 (2 latihan)

Present prefect or past simple test
  1. C. did you join
  2. B. have you ever worked
  3. D. I’ve ever heard
  4. C. I’ve ever had to deal with
  5. B. I’ve already spoken
  6. B. We signed
  7. D. I’ve just come back
  8. B. rose…………fell
  9. D. haven’t listened………I’ve said
  10. A. You haven’t read

1st Conditional Tense – First Conditional Exercise in English
  1. 2. will take a long holiday and apply for a new job later.
  2. 1. won't ever help him again if he's in trouble.
  3. 1. I let her down now.
  4. 2. will rise.
  5. 1. you pat him on the back.
  6. 2. starts yelling at people.
  7. 1. won't call again.




Sabtu, 04 Desember 2010

Jawaban Tugas B.Inggris bisnis 1

1.D                  
2.C                                 
3.A                  
4.B                  
5.B                  
6.D                
7.A                
8.C                  
9.B                
10.A 
11.on inspection
12..original           
13.emphasize     
14.particular        
15.be grateful      
16..could 
17.replacement
18.D
19.E
20.C
21.D
22.D
23.C
24.D
25.C
26.B
27.B
28.B
29.B
30.C
31.C
32.B
33.A
34.B
35.D
36.D
37.B
38.C
39.A
40.C
41.B
42.D
43.B
44.A
45.C
46.A
47.B
48.C
49.A
50.D
51.B
52.A
53.B
54.B
55.C
56.A
57.C
58.A
59.C
60.A




Contoh CV & Surat Lamaran

Curriculum Vitae
Personal Details


Full Name
Sex
Place, Date of Birth
Nationality
Marital Status
Height, Weight
Health
Religion
Address
Mobile Phone
E-mail


: Lia Asri Lestari
: Female
: Jakarta, June 16, 1990
: Indonesia
: Singel
: 155 cm, 53 kg
: Perfect
: Moslem
: Jl. Raya Condet No.25 East Jakarta
: 085695466964
: lhiya_maniz@yahoo.co.id


Educational Background

1995-1996
1996 -2002
2002 - 2005
2005 - 2008
2008 - now

: Ratna Kusuma, Kinder School, Jakarta
: Elementary School No.06, Jakarta
: Junior High School No.223, Jakarta
: Senior High School No.98, Jakarta
: Accounting Department at the University of Gunadarma, Jakarta

Course & Education


2008
2010


: Computer & Internet Course at LPIA, Jakarta
: Personal Income Tax at University of Gunadarma, Jakarta

Qualifications
  1. Computer Literate (MS Word, MS Excel, MS Power Point).
  2. Internet Literate.

Working Experience



_

Jakarta, November 12, 2010







Contoh Surat Lamaran

Jakarta, November 17th, 2010

HRD Manager
PT. Surya Kencana Ungu
Jl. Raya Penerangan No. 17
Jakarta
 
Dear Sir/Madam,
I have read from your advertisement at Kompas that your company is looking for employees to hold some position. Based on the advertisement, I am interested in applying application for accountant  position according with my background educational.

My name is Lia Asri Lestari, I am twenty  years old. I have graduated from University of Gunadarma on March 2008. My specialization in Accounting  is composing financial statement. I consider myself that I have qualifications as you want. I have good motivation for progress and growing, eager to learn, and can work with a team (team work) or by myself. Beside that I posses adequate computer skill and have good command in English.

With my qualifications, I confident that I will be able to contribute effectively to your company. Herewith I enclose my : 

1. Copy of Bachelor Degree (S-1) Certificate and Academic Transcript.
2. Curriculum Vitae.
3. Recent photograph with size of 4x6
I would express my gratitude for your attention and I hope I could follow your recruitment test luckily.

Your Faithfully,



Lia Asri Lestari